Thermodrone Pemantau Peralatan Tegangan 20kV

Listrik merupakan kebutuhan mendasar pada zaman sekarang ini. Dikarenakan banyak pendukung kebutuhan manusia menggunakan listrik diantaranya, mesin cuci, komputer, televisi dan lain-lain. Kualitas pelayanan listrik  masyarakat ini juga sangat ditentukan oleh kinerja sistem distribusi listrik 20kV terutama peralatan pendukungnya seperti saluran udara tegangan menengah (SUTM), isolator 20kV, fusedisconnecting switch (pemisah rangkaian) dan transformator distribusi. Untuk wilayah Provinsi Lampung, luasnya cakupan geografis dan panjangnya saluran distribusi yang harus dilayani akibat tersebarnya lokasi beban di desa-desa, mengakibatkan petugas pemeriksa seringkali mengalami kesulitan sehingga peralatan-peralatan tersebut seringkali terlambat untuk dilakukan pemeliharaan.

Salah satu alat pendukung dalam penyaluran listrik dari pembangkit menuju konsumen adalah transformator. Transformator merupakan salah satu peralatan penting yang digunakan dalam penyaluran tenaga listrik. Transformator daya berfungsi untuk menurunkan tegangan biasanya dari 20kV menjadi 380V atau 220V yang selanjutnya dapat digunakan untuk mensuplai beban-beban listrik pada tegangan rendah. Di dalam transformator daya terdapat minyak trafo yang berfungsi sebagai media pendingin, media isolasi dari tegangan tembus yang tinggi. Akibat pengaruh naik turunnya beban transformator maupun pengaruh suhu udara lingkungan, maka suhu minyak akan berubah ubah mengikuti keadaan tersebut. Selain itu akibat rugi-rugi besi dan rugi-rugi tembaga pada inti besi dan kumparan-kumparan dapat menimbulkan kenaikan suhu pada transformator. Apabila suhu transformator telah melewati batas maka perlu adanya perawatan atau pergantian minyak transformator tersebut.

Untuk memeriksa suhu transformator dapat dilakukan berbagai cara, salah satu cara terbaru adalah menggunakan analisis data citra thermal menggunakan kamera khusus yaitu kamerathermalFLIR (Forward looking infrared). Dikarenakan kamera thermalFLIR berbiaya yang cukup tinggi, maka pemetaan panas dapat dilakukan dengan menggunakan teknologi alternatif yaituThermopille Array (TA) serta teknologi komputasi image processing (pengolahan citra). Penggunaan TA ini memiliki dua keuntungan utama yaitu penghematan biaya sertapayload/bobot yang lebih ringan untuk diangkut dengan wahana tanpa awak (UAV) agar dapat digunakan untuk memeriksa secara cepat peralatan jaringan distribusi 20 kV yang tersebar pada jarak berjauhan. THERMODRONE, sebagai wahana tanpa awak akan dikembangkan untuk menjawab persoalan tersebut.

Demikianlah latar belakang dari Judul PKM Mahasiswa Jurusan Teknik Elektro  yang berjudul “Thermodrone Pemantau Peralatan Tegangan 20kV Berbasis Inframerah dengan Rotary Wing Quadcopter”, telah berhasil menjadi salah satu nominasi PIMNAS-28 yang akan diselenggarakan bulan Oktober mendatang di Universitas Halu Oleo,  Ketua Tim PKM adalah  Abdul Munif Hanafi(NPM. 1215031002), beranggotakan: 1). Akhmad Harry Susanto  (NPM. 1015031026),  2). Petrus Prasetyo  (NPM. 1115031065), 3). Yogi Aldino (NPM. 1215031080). Tim PKM ini dibimbing oleh Dr.Eng. Lukmanul Hakim.

Tujuan dari pengembangan Thermodrone ini adalah sebagai berikut :

  1. Mengembangkan sistem pemetaan panas peralatan tegangan 20kV berbasis Thermopille Arrayinframerah menggunakan wahana Rotary Wing Quadcopter secara real-time.
  2. Membuat alat yang memudahkan petugas terkait khususnya PT. PLN (Persero) dalam pemeliharaan peralatan tegangan 20kV sehingga kinerja jaringan distribusi listrik 20kV menjadi lebih baik dan kualitas pelayanan listrik bagi masyarakat umum semakin meningkat.

Beberapa Foto Kegiatan pada penelitian PKM ini adalah sebagai berikut;

IMG_20150531_161141

Proses Pembuatan Thermodrone

IMG_20150601_071224
Persiapan Penerbangan Thermodrone

IMG_20150601_070254Thermodronesudahditerbangkan

IMG_20150601_070104

Thermodrone sedang mengidentifikasi Trafomfxbroker mmgp отзывымакияж с блесткамиotz vikoffнаписать отзыв макияжресивер сжатого воздуха