Huainan Floating Solar Farm

Dalam dekade terakhir masalah polusi udara di China semakin mengkhawatirkan, berkenaan dengan itu pemerintah berupaya melakukan transisi dari bahan bakar fosil ke ramah lingkungan. Salah satunya dengan membangun pembangkit listrik tenaga surya yang dibuat mengambang di atas danau.

Huainan merupakan salah satu kota di provinsi Anhui, dikenal sebagai kota kelima penyumbang batu bara terbesar di China. Namun predikat itu kini digantikan setelah instalasi panel surya raksasa dibangun disana. Menurut China Daily pembangkit listrik sudah mulai beroperasi minggu ini.

Sebanyak 120.000 panel surya disusun meliputi area yang setara dengan 150 lapangan sepakbola, memberikan suplai energi 40 megawatt untuk 15.000 rumah. Pembangunan dilakukan di sebuah cekungan bekas tambang batu bara yang dibanjiri air sehingga membentuk danau.

Panel surya mengambang bukanlah sesuatu yang baru. Sebelumnya Inggris juga menerapkan hal yang sama di waduk Queen Elizabeth II dengan total 23.000 panel surya disusun dan memproduksi 6.3 megawatt.

Membangun panel surya di atas perairan memang membutuhkan biaya lebih besar, dimana material harus dibuat tahan kelembapan. Sisi positifnya, setiap unit panel menjadi lebih dingin serta permukaan fotovoltaik tidak mudah berdebu yang menghambat penyerapan energi.

Separuh konsumsi batu bara dunia ada di China, tetapi pemerintah sudah berkomitmen menghabiskan sekitar Rp 4.800 triliun untuk membangun pembangkit listrik ramah lingkungan hingga tahun 2020 mendatang dan diharapkan mampu menyerap 13 juta tenaga kerja.

(Sumber: sefsed.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *